Selasa, 03 Maret 2009

hemmm ????

aduuh...
mungkin cuma itu yang bisa saya katakan dengan banyak nya persoalan yang menimpaku akhir-akhir ini.

wajar saja, saya orang yang selalu ingin mencoba dan melakukan semua hal.
itulah, mungkin faktor yang mendukung betapa banyaknya persoalan yang menimpaku sekarang.

persoalannya tidak terlalu rumit, hanya saja terlalu banyak buat ku.
sampai-sampai aku sendiri malas untuk memikirkannya.

aku tipe orang yang susah buat merealisasikan apa yang ada di pikiran ku sekarang.
itulah sebabnya, semua tulisan di blog ku ini terkesan acak-acakan dengan kalimat-kalimat sulit yang kutulis namun aku sendiri tak mengertii maksudnya.
~hhahai

kadang saya berpikir, kenapa darah wartawan yang mengalir dalam tubuhku tidak bisa saya pergunakan sebaik mungkin.
.entahlah.

upz, balik ke persoalan sebelumnya.
sebenarnya aku ingin bercerita banyak mengenai masalah-masalah ku yang bermunculan akhir-akhir ini, tapi tentu saja sulit bagiku untuk memulainya dari mana.

okay, kalau begitu kuputuskan saja memulainya dari "rusaknya hp ku"
yaah begitulah. mungkin karena ada banyak sifat buruk yang berdiam di dalam diriku yang mengakibatkan hp itu bisa rusak.
sebut saja salah satu sifat itu CEROBOH.

aku sendiri tidak tahu mengapa dan bagaimana hp itu bisa rusak.
untuk lebih bisa menerima keadaan ini kuputskan saja untuk berpikir "mungkin sudah takdirnya".

sebenarnya aku ingin mengatakan "mungkin sudah waktunya", hanya saja itu tidak tepat untuk menggambarkan kondisi hp yang baru di beli sebulan yang lalu.

oia selain masalah itu, semua guru juga mengeluhkan sifatku yang berubah di semester ini.
di satu sisi aku merasa senang ada yang memperhatikanku. tapi di sisi lain, jujur ini adalah hal buruk meskipun semua gurku memperhatikan perubahan sikapku yang jauh berbeda dari semester sebelumnya.

banyak guru yang bertanya mengapa di semester ini aku jadi malas mengerjakan tugas, malas ikut les, bahkan sering kedapatan menghayal ketika ia sedang menerangkan.
aku sendiri tidak mengerti apa yang sedang kuhayalkan pada saat itu.
pikiranku rasanya hanya kosong dan terus menerawang sesuatu yang aku sendiri tak tahu apa itu.

sebenarnya aku juga merasakan perubahan itu.
perubahan yang membuat diriku malas untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan olehnya.
aku juga tak mengerti apa yang ada di benakku sekarang.

aku sadar sudut hatiku yang paling dalam memiliki tekad untuk merubah semua kebiasaan buruk yang ada dalam diriku tapi, secara logika aku juga berpikir "apakah saya harus berubah menjadi orang lain demi mendapatkan sesuatu???. tidak bisakah aku menjadi diri sendiri untuk mendapatkan sesuatu itu???"

jujur, saat ini aku merasa capek dengan semua kepura-puraan ini.
kepura-puraan yang aku ambil dan membuat diriku sendiri sakit.

andai saja ada yang bisa mengerti, betapa rapuhnya hatiku???
betapa aku berusaha untuk menutupi kesedihan yang kurasakan biar tak ada orang yang tahu kalau sebenarnya aku juga butuh perhatian dari mereka.

oh Tuhan. biarkanlah ini semua terjadi.
buatlah aku kuat menghadapinya.
apa pun yang mereka katakan padaku.
buatlah aku tampak tegar dan kuat menghadapi hari-hariku yang penuh dengan siksaan mental.

aku berpikir, apakah orang-orang pernah sadar bahwa selama ini aku memakai topeng untuk menyembunyikan seluruh perasaan yang sangat sedih dalam diriku???
apakah mereka semua sadar, kalau sebenarnya rasa senang dan gembira, beserta tawa dan candaku setiap hari itu tidak tulus keluar dari diriku???

aku hanya ingin melewati hari ini dengan terus berpikir positif.
toh, semua yang terjadi di kehidupanku tak ada yang pernah tahu. atau lebih tepatnya tidak mau tahu.
jadi,percuma saja kalau aku hanya meratapi semua yang terjadi.
lebih baik aku menanggapinya bahwa itu hanyalah sebuah permainan.
permainan yang membuatku senang ketika aku menang dan permainan yang membuatku sedih ketika aku kalah.

aku hanya ingin tampak kuat di depan mereka semua
aku hanya ingin tampak ceria di balik hatiku yang rapuh
aku hanya ingin mereka tidak terbebani dengan semua masalahku yang tidak ada pentingnya bagi mereka.


tapii...di satu sisi di sudut hatiku,
aku masih berharap akan ada yang mengerti bagaimana persaanku tanpa harus ku utarakan kepadanya.

sekali lagi aku menekankan,
aku hanya ingin tampak kuat di depan kalian semua.
maafkan aku atas segala kepura-puraan yang selama ini ada dalam diriku.
aku tidak ingin membuat kalian susah jika aku hanya bercerita terus menerus mengenai apa yang sedang menimpaku.
aku tidak akan pernah menceritankannya kecuali kau yang tahu sendiri.
aku tidak akan menceritakannya karena aku tidak mau dan tidak akan pernah mau melihat kalian semua mersakan apa yang sedang saya rasakan sekarang.

okay, aku pikir sudah cukup puas mengutarakan sebagian dari apa yang ingin ku keluarkan selama ini.
walaupun sebenarnya masih ada.
tapii ya sudahlah
itu saja dulu.

1 komentar:

  1. sebenarnya saya bingung harus bilang apa.
    saya bukan teman dkatmu.
    saya juga ndak mengalalami apa yg ko alami.
    jadi saya tidak bisa bilang "mnger jka", apalagi untuk masalahmu yang kelihatannya rumit ini. Sampe2 ko sendiri ndak tau harus mengeluarkannya dengan kata - kata yang bagaimana untuk menggambarkan suasana hatimu yang sebenar - benarnya.

    di atas ko bilang
    "merasa capek dengan semua kepura-puraan ini"
    hm.
    yang sa tau ko itu orangnya ramah skali sama semua orang. smua orang kyaknya mrasa dkat sama kau krna skapmu. Mungkin ko lelah untuk basa - basi sama smua orang. ko lelah menjalin keakraban sama smua orang, padahal orang2 tertentu sebenarnya sangat ndak nyambung sm kau. ko lelah mencari topik yang disukai orang ketika sedang bicara sama kau, padahal ko sendiri ndak suka sama topik itu. ko lelah dengar smua curhat2nya orang padahal beberapa menurutmu ndak penting.
    btul bgitu kahh ?

    trus ko sbenarnya mau skali terbuka sm orang2 tentang keluhan - keluhanmu dan semua masalah - masalahmu. Tapi ko takut mereka juga seperti kau yg cuma 'berpura2' ingin dengar tapi sebenarnya mreka menganggap itu ndak penting.
    Jadi ko memutuskan untuk menyimpan smuanya sendiri.

    intinya ko hanya ingin membuat orang - orang senang dan merasa dekat dengan kau, padahal ko sendiri ndak nyaman.

    itu sebenarnya yang bikin ko lelah.

    kalo kesimpulan yang sa tangkap di atas itu benar,
    mungkin solusinya :

    1. ko ndak perlu berusaha terlalu ramah kalo ko memang lagi malas.
    2. ko ndak perlu berusaha nyambung sama orang - orang yang ko sendiri tahu mereka ndak nyambung sama kau.
    3. crita saja masalah2mu sama orang2 yang kao percaya dan dekat sama kau. itu gunanya teman. tapi jgan juga terus2an ingin didengar apalagi cuma dengan masalah yang itu - itu saja.

    tapi kalo kesimpulan yang saya tangkap itu salah, maaf palee :(
    hehe.
    sorii nah sotta' skali ka tampaknya.

    BalasHapus